Masker DIY (do it yourself), Aman Enggak????
Masker DIY (Do it Yourself) aman enggak???
Masker kain aman enggak?
Menggunakan masker, emang salah satu solusi tepat untuk mncegah penularan virus. Menurut WHO, yg wajib menggunakan masker itu adalah orang yang sakit, sementara orang yang sehat enggak usah. Masker dipakai orang skit agar dia tidak menularkan ke orang sehat. Jadi orang sehat yang tidak kontak dengan orang sakit masih tidak perlu menggunakan masker. Jadi temen2 jangan panik ya jika tidak ada stok masker. Yang terpenting sebelum memegang bagian mata dan hidung inget cuci tangan atau pakai hand sanitizer. Karena virus khusus COVID-19 katanya tidak mnyebar lewat udara. Tapi melalui benda padat. Covid-19 menempel di benda padat seperti meja, gagang pintu dll dan bisa menular jika kita memegangnya dan tidak cuci tangan lalu kita mnyentuh bagian wajah kita.
Masker menjadi barang langka dan membuat banyak masyarakat berinisiatif untuk mambuat masker sendiri atau mambuat masker kain.
Perlu teman2 ketahui masker yang sering kita pakai yang warnanya hijau itu adalah masker bedah yang terdiri dari 3 lapis yaitu bagian luar anti air, lapisan tengah sebagai filter, dan lapisan dalam warna putih brfungsi sebagai penyerap cairan yang keluar dari mulut.
Nah masker kain gimana? Masker kain dirasa kurang efektif digunakan karena tanpa filter dan apalagi dibuatnya tidak mamenuhi standar dan tidak dbuat dengan cara steril.
Beberapa masker DIY (do it yourself) ini terbuat dari handuk kertas dan karet gelang, kain, serta tisu toilet. Namun, apakah masker ini efektif?
"Masker buatan sendiri tidak terlalu protektif dan secara paradoks meningkatkan risiko infeksi jika orang menyentuh wajah mereka dan memiliki rasa aman yang salah," kata Amesh A. Adalja, M.D., peneliti di Johns Hopkins Center for Health Security.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto beberapa waktu lalu juga menegaskan bahwa pemakaian masker sebenarnya hanya untuk orang yang sakit. Ia mengimbau agar orang yang sehat tidak usah memakai masker.
"Tetap keputusannya dari WHO yang sakit yang pakai masker. Yang sehat enggak usah. Kenapa? Karena apa? Kalau yang sehat pakai juga percuma, dia nanti megang-megang tangannya dan sebagainya.
Virus bisa menjadi ancaman apabila mengenai mata, hidung, atau mulut seseorang. Karena itu, WHO merekomendasikan untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin serta sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau dengan cairan antiseptik.
Komentar
Posting Komentar